Minggu, 04 Januari 2009


KEZIA NAIK TIANG LISTRIK!

Reuni semalam membawa saya pada
sebuah pertemuan pendek dengan kezia.

Kezia.
Perempuan lugu itu sudah gede ternyata.
Sudah bisa pakai sepatu tinggi,
menari disko kecilpun lincah.

Kabarnya, sudah tunangan dengan lelaki impiannya.
Pulangnya pun malam-malam.
Sudah bisa cari duit berdua ternyata. Mau kawin.

“Oh, pantas.”
Kemarin saya lihat dia main-main di ujung perumahan.
Di dekatnya ada tiang listrik berkabel ruet.
Tanpa alas kaki, ia mencoba menarik tubuhnya ke atas.
Sepertinya licin.
“Kez, nggak pakai tangga?”
Nanti saja, belum beli.
“Kenapa?”
Mahal. Cari duit dulu.

Dan Keziapun terjatuh.
Naik lagi.
Jatuh lagi dan berdarah (kali ini).
Kezia terbangun. Oh, ternyata mimpi.
Dilihatnyalah sebuah tulisan di seberang ranjangnya.
Merah menyala tertulis dari gincu.
“KEZ, HATI-HATI KESETRUM!”
Dan kecup bibir mengakhiri pesan itu.


***

Sampai kapan saya harus melihat buntalan kertas di laci meja belajar saya tanpa dibuang atau seorangpun tahu? Apalagi menyangkut hal se-krusial ini. Inflamasi paling lama di bumi saya sendiri: mengenai sahabat. Entah pantas atau tidak, layak atau tidak layak, menunjukkan sebuah puisi yang anda pikir aneh. Ya, aneh. Tetapi saya tidak berusaha menjadi aneh. Saya hanya mengalir dengan kisah seorang kezia. Tidak memaksa diri menjadi bijak dengan berbicara masalah rumah tangga. Saya hanya menggambarkan apa yang ada di benak saya. Tanpa mencoba mengutek kisah itu.

Selamat untuk pertunangan kalian berdua. Walau sampai saat ini, saya masih sangat penasaran dengan magnet cinta yang luar biasa dasyatnya yang dirasakan kezia. Seperti kisah kolosal nenek-nenek tua tentang cinta: ketika datang, jangan harap anda bisa berkutik. Ya, mungkin saya belum bisa merasakannya. Atau untuk meraba sekalipun. Nanti saat tiba waktunya, tentu saya akan katakan pada kezia. Saya akan tahu dengan jelas, mengapa kezia bisa dibawa lari olehnya.

12 komentar:

Anonim mengatakan...

hoh...my dear friend....
hua, yah i dunno what i hav to comment bout this...
im so touched liang, in the way u express ur feelings.

yah actually, i also miss those time. meet u all guys in that time made me never forget how fun my childhood is.

anyway, thank you for both of u....
kenangan...
penuh...
meluap...
aaaaaa....
hauhahhahaa...;p

duh, ikut melo gua denger lagunya liang...hehehhee...;p
yah selamat buat kezia neh..
n itu kecupan siapa liang???itu kecupan gua tuoh....duh...
well...JBU liang...;p
keep it up!!!!

-Novi-

Anonim mengatakan...

Terlepas dari aku g begitu yakin...
(ni just another writing ato loe naksir si kezia sih)
it's goos though

Enak dibaca n auranya lembut...nice work


Candle

Lianggono mengatakan...

Hahaha, thanks a lot nov. Sama, aku juga kangen childhood bareng kalian semua. O ya, sekedar ngomong nov klo aku nggak berusaha mengeksploitasi apapun ttg 'masalah kezia' ini. Tapi aku cuma mau ngungkapin perasaan ku. U know lah.

Buat lilin, Thanks ya. : ) Tapi untuk pertanyaanmu, "ni just another writing ato loe naksir si kezia sih", hahaha, aku cuma bisa ketawa liat ini. Nggak lah, dari dulu sampe sekarang, aku nih g pernah jatuh cinta sama kezia, SAHABAT kok. Nggak lebih. Cuma dia ninggalin aku dengan cara yang salah, i guess. God Bless all.

Anonim mengatakan...

liang.. kecupan itu dari sapa ? ^^
-christine-

Anonim mengatakan...

Liang..well long time no see u..hmm.. just lil bit surprised with ur skill in writing.. well done.. aq emg sk baca liang, n well bkn jadi juri ato apa cm aq suka bgt ama how well u express ur feel.. sep bgt liang!!! ^^

percaya deh gmn rasanya ditnggal sahabat.. "dgn cara yg salah"..well aq g mau ikut campur sih,cm aq jg pernah koq ngerasain apa loe rasain^^

tp yakin deh liang, km pasti dpt sahabat yg lebih lg..

Gud writing Liang^^

keep it up^^

*Stella*

pensieve mengatakan...

Liang...hadohhh..
exsiempreeeee!!!!bravooooooOOo!!!
muke gileeeee!!!!lho?!

hadoh, kq jadi terharu y liang? gara2 lague t? huahahahahahaha..

touching gt lhoooo..

-justmint-

Lianggono mengatakan...

Halo tin! Akhirnya mampir juga. : )
Kecupan dari sapa? Guess who? Haha.

Hai Stel! Ya ampun, bener nggak nyangka kmu isa mampir ke blog ku, that's my honor. Really thanks. Thanks buat semua kata-kata mu. Moga-moga dengan kata-kata mu itu, aku bisa tambah lebih maju. Yup, God Bless. : )

Eh, Yesmere! Finally you mampir juga yah! Hahaha. Mukkeee giilleeee! : D Kobresele prekento del petriondiso siempre del mientro! Thanks a lot my dear!

Anonim mengatakan...

huahahhahaha...iyah liang....gau promosiin tulisan lu nih ke anak2...huahahhaha...;p
wek...ngga smua seh...hihihihi...salah satu nya nanda n stella...;p

-novi-

Christine mengatakan...

sapa y ? kl dr te**n kan g mungkin.. g ada perhatian sepertinya..
mungkin dr KAMU!

Lianggono mengatakan...

??
Bingung saya tin..

Meythia mengatakan...

Liang...
Kezia wis tunangan o_O..?
*shock*

Lianggono mengatakan...

Iya mey. Mau dibilang apa yah.. Uhm, memang kata selamat yang paling cocok. Hehe.