Ini bukan doa, bukan juga permohonan. Ini cerita singkat di kota tak bersalju. Ini cerita dari kota yang disaat siang hari kau akan berlarian sakit saat keluar dengan telanjang kaki. Tidak juga ada jaring lampu yang merangkul pohon hijau runcing di sudut kamarmu. Ini cerita tentang mengingat masa kemarin, dan garis waktu tempat saat ini kita berpijak berdiri.
Jika natal adalah tumpukan hadiah warna-warni yang kulihat tadi, maka aku akan berlari mengejar petugas pengirimnya dan memohon untuk mengalamatkan salah satunya kepadaku. Atau aku akan bermain tombol huruf ponselku, mengirimkan daftar keinginan itu pada seseorang yang sekiranya akan memberikannya kepadaku.
Natal adalah kebahagiaan yang dibicarakan, kehangatan yang saling ditawarkan. Dan mungkin, Natal bagi beberapa orang bukan hanya tentang keluarga. Berbeda denganku, Natal ini telah mengubah raut wajahku. Setidaknya seperti para pejuang di Perang Dunia kedua dulu. Menulis surat di bilik peristirahatan mereka kepada keluarganya. Menceritakan sebuah pesta privat khusus untuknya yang ada dalam mimpi semalam, jika mereka dapat pulang ke rumah malam Natal itu. Ya, itu seperti cerita asal lagu I'll Be Home For Christmas.
Tetapi jika kau merasa bahwa itu cerita lagu yang mengada-ada, pergilah jauh. Atau mungkin tak usah terlalu jauh. Setidaknya kau tak dapat memeluk mereka di malam Natalmu. Atau kau sepertiku, sangat janggal jika harus memeluk kedua orangtuamu. Tetapi di saat mereka tak dapat bersenda gurau semeja denganmu malam ini, kau akan sangat ingin memeluknya.
Jika teman adalah keluarga, itu adalah hadiah terindah bagimu. Demikian juga bagiku, tidak ada yang bisa mengelak hal itu. Tetapi ketika teman itu adalah keluargamu, dan kau tetap tak dapat bersama dengan keluarga yang membesarkanmu, itulah Natal yang kubicarakan padamu. Natal yang barusaja kutahu; Natal adalah rumah bagimu, dan demikian juga rumah adalah tempat terindah saat Natal bagimu.
Kirimkan aku bukan sekotak besar berisi hadiah termahal yang dapat kau tawarkan kepadaku. Kirimkan aku meja bulat sederhana dengan kudapan manis, yang keluargaku mengitarinya dan mengisi masing-masing bangku itu. Jika akan ada makan malam Natal malam ini, jika akan ada mereka.
If only in my dreams.
Kepada mama dan papa, selamat natal. I love you, because i know no other way.
Gambar | Kristine May
