Menuliskan sebuah catatan atau ringkasan kecil tentang Tuhan yang saya atau kita tahu sangatlah riskan. Saya sebut demikian bukan karena Tuhan yang seperti berada di tingkap langit paling atas dan terkesan tak hormat untuk dibicarakan, tetapi melalui perspektif kita masing-masing dalam memandang seperti apa Tuhan dan bagaimana konsep Tuhan yang ada dan kita percaya. Mempertanyakan Tuhan, seperti kita sedang meraba kepala lemari yang cukup tinggi, tanpa kita bisa tahu barang apa yang kita sedang atau akan kita raih. Menerka. Ya, seperti itulah.
Sebelumnya saya pernah menuliskan mengenai sebuah konsep Tuhan dengan analogi payung di sebuah hujan deras dan dapat anda lihat disini. Namun keinginan saya menuliskan ini berangkat dari kegelisahan saya dari sebuah berita yang beredar belakangan ini mengenai sebuah lagu (yang katanya) setan dari Lady Gaga yang mungkin sudah banyak anda dengar, baik melalui milis, messenger dan media lainnya. Berikut salah satu kutipan beritanya (jika terlalu panjang, baca saja secara cepat karena tak terlalu penting):
